Keciput Kudus Beraneka Rasa Ternyata Terinspirasi dari Celetukan Mahasiswa
Edy Sutriyono
Selasa, 28 Juni 2016 17:30:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Zahroni menceritakan, usaha keciput sudah berjalan mulai tahun 1985. Sekitar tahun 2010 atau enam tahun silam, ada beberapa mahasiswa dari IPB (Institut Pertanian Bogor) datang ke Kudus untuk praktik.
Mereka pun mampir dan memberikan masukan. Yaitu makanan keciput juga bisa dibikin dengan berbagai rasa. “Itu pun kami coba," kata Zahroni.
Masukan tersebut masuk akal. Karena pembeli bisa memberikan pilihan. Hal itu bias memajukan usaha rumahannya.
Sejak itu, dia memproduksi keciput dengan berbagai varian. Mulai dari rasa cokelat, jagung bakar, keju dan coco pandan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



